Putus Mata Rantai Covid 19, Polres Bengkulu Bersinergi Bentuk Posko PPKM

Sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat tentang penanganan Covid 19, Polres Bengkulu, Polda Bengkulu bersinergi dengan pemerintah daerah membentuk Posko PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Pembentukan Posko PPKM akan dilakukan di 67 kelurahan di Kota Bengkulu. Dimana masing-masing kantor Lurah nantinya menjadi lokasi pendirian Poko PPKM.

Posko Terpadu Satgas Covid 19

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bengkulu melalui Kasat Binmas AKP M. Tohir di Mapolres Bengkulu.

AKP M. Tohir mengatakan bahwa pendirian Posko diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 di tingkat Kelurahan, RT/RW agar lebih berperan dan tepat sasaran pada Skala MIKRO.

Fungsi dari Posko PPKM nantinya sebagai tempat perencanaan, koordinasi, pengendalian serta evaluasi kegiatan penanganan Covid 19.

Dimana Posko memiliki empat aspek penting yaitu pencegahan, penanganan, pembinaan serta pendukung.

Oleh karena itu di dalam Posko nanti ada beberapa unsur yang dilibatkan antara lain  dari unsur TNI Polri yaitu Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai TRACCER  dan Tenaga Kesehatan sebagai Vaksinator. Selain itu ada  Relawan dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Penyuluh, Karang Taruna hingga Pramuka Saka Bhayangkara, pungkasnya.

cj

Satgas Covid-19 Pantau Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Satgas Covid-19 Kota Bengkulu perketat penerapan protokol kesehatan pada hari libur akhir pekan. Satgas covid 19 gabungan dari Polres Bengkulu, Kodim 0407/Bengkulu serta Sat Pol PP Kota Bengkulu melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan ke sejumlah tempat wisata, Minggu (28/2/2021).

Operasi Yustisi yang dipimpin oleh KA SPKT Polres Bengkulu IPTU Triyono sebelumnya melaksanakan apel di halaman Mapolres Bengkulu sekitar pukul 10.00 WIB. Usai melaksanakan apel Satgas gabungan kemudian bergerak menuju obyek wisata.

Hasil pantauan di lapangan Satgas gabungan mengecek beberapa fasilitas protokol kesehatan di Taman Berkas, Pantai Panjang hingga Pantai Pasir Putih. Dari sejumlah lokasi terlihat beberapa box/galon tempat cuci tangan tidak berisi air sama sekali. Bahkan beberapa tempat kondisinya telah rusak dan tidak berfungsi.

Petugas juga mengingatkan kepada para pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas.

jc

Satgas Covid 19 Cek Prokes di Sejumlah Tempat Pesta Pernikahan

Satgas Covid 19 Kota Bengkulu lakukan pengecekan protokol kesehatan di tempat pesta pernikahan di Kota Bengkulu, Sabtu (20/2/2021).

Ada sejumlah tempat pesta pernikahan yang dilakukan pengecekan diantaranya di Gedung Poltekes Kemenkes, Balai Buntar, Hotel Rafles City serta lokasi pesta di Jalan Tongkol Kec. Teluk Segara Kota Bengkulu.

Dari pantauan di lapangan petugas mengecek protokol kesehatan di lokasi pesta. Disetiap lokasi pesta pernikahan Panitia telah menyiapkan tempat cuci tangan maupun handsintizer dan alat pengecekan suhu tubuh.

Kasubbaghumas Polres Bengkulu AKP Sugiharto yang juga turut bersama Satgas Covid 19 mengatakan bahwa selain mengecekan ketersediaannya protokol kesehatan petugas juga menyampaikan himbauan kepada para undangan agar tidak berkerumun dan menjaga jarak.

“Tetap kita imbau kepada para tamu undangan untuk menjaga jarak dan tidak berkerumun guna mencegah penularan Covid 19, ungkap AKP Sugiharto.
cj

Di Depan Pengadilan, Polisi Imbau Nelayan Patuhi Prokes

Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Bengkulu Satgas Aman Nusa II terus melakukan imbauan protokol kesehatan.

Personel Polres Bengkulu yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Aman Nusa II melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan aksi dari kelompok nelayan.

Sekitar 100 massa nelayan mendatangi kantor Pengadilan Negeri Kota Bengkulu, yang terletak di Jalan S. Parman Padang Jati Kota Bengkulu, Jumat (19/2/2021) sekitar pukul 09.30 WIB.

Puluhan personel yang dipimpin Kasat Sabhara Polres Bengkulu AKP Firmansyah,S.Sos selaku Perwira Pengendali lakukan imbauan kepada para nelayan agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Petugas juga menegur dengan humanis saat melihat sejumlah nelayan tak memakai masker. Beberapa warga juga diminta membetulkan masker dengan benar ketika masker hanya sekedar dipakai saja.

“Kita berharap para nelayan tetap menjaga ketertiban dan mematuhi protokol kesehatan menjaga jarak, tidak berkerumun serta selalu memakai masker untuk mencegah penularan Covid 19”, terang AKP Firmasnyah, S.Sos.

cj

Satgas Covid 19 Kota Bengkulu Imbau Pengunjung Pantai Tak Abaikan Prokes

Tim gabungan Satgas (Satuan Tugas) Aman Nusa II Penanganan Covid 19 Kota Bengkulu terus melaksanakan imbauan penerapan protokol kesehatan, Kamis (18/2/2021).

Kali ini Personel gabungan melakukan patroli jalan kaki di kawasan Pantai Panjang. Petugas menyambangi para pengunjung serta mengingatkan kepada mereka untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Kapolres Bengkulu melalui Kasubbaghumas AKP Sugiharto menjelaskan kegiatan ini terus dilaksanakan setiap hari hanya waktu dan tempat yang berbeda.

Satgas penanganan Covid 19 terus menghimbau kepada masyarakat Kota Bengkulu terkait kepatuhan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan mulai pakai masker, rajin mencuci tangan, selalu menjaga, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas.

“Harapan kita masyarakat sadar dan tanpa ada petugas di lapanganpun masyarakat telah menerapkan protokol kesehatan”, pungkas AKP Sugiharto.

cj

Satgas Covid-19 Kota Bengkulu Masih Temukan Warga Tak Pakai Masker

Gabungan TNI, Polri dan Satpol PP yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Kota Bengkulu, masih temukan warga yang tak memakai masker.

Hal itu terlihat saat Satgas Covid-19 Kota Bengkulu yang terdiri dari personel Polres Bengkulu, Kodim 0407/Bengkulu dan Sat Pol PP Kota Bengkulu menggelar Operasi Yustisi pendisiplinan protokol kesehatan di Jalan S. Parman Kota Bengkulu, Rabu (17/2/2021).

Dalam kegiatan kali ini, petugas melakukan pemeriksaan penerapan protokol khususnya pengguanaan masker kepada pengendara yang melintas di Jalan S. Parman Kota Bengkulu. Hasilnya petugas masih menemukan warga yang tak memakai masker dengan berbagai macam alasan. Ada yang lupa terbawa, buru-buru, susah bernafas dan berbagai macam alasan lainnya.

Sejumlah pelanggar juga diminta petugas untuk melakukan push up sebagai bentuk hukuman fisik dan pelajaran agar tak mengulangi perbuatan serupa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kanit Lakalantas Polres Bengkulu Ipda Arif Abdullah, S.Sos selaku perwira pengendali.

“Iya hari ini kita lakukan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan bersama-sama dengan TNI, Polri dan Sat Pol PP sebagai upaya pencegahan Covid 19 di Kota Bengkulu”, ungkap Ipda Arif.

Pantauan di lapangan masih kami temukan warga Kota Bengkulu yang tak memakai masker ada beberapa warga yang kita minta untuk melakukan push up sebagai bentuk hukuman fisik agar tidak mengulangi lagi, lanjutnya.

Semoga kegiatan ini bisa menyadarkan dan mendisiplinkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan, sehingga ke depan wabah Covid-19 di Kota Bengkulu dapat ditekan penyebarannya, pungkas Ipda Arif Abdullah, S.Sos.

cj

Satgas Covid-19 Cek Tempat Cuci Tangan di Kawasan Pertokoan Suprapto

Usai melaksanakan apel kesiapan di halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu Satgas Covid-19 Kota Bengkulu melakukan pengecekan tempat cuci tangan di kawasan pertokoan Jalan Suprapto Kec. Ratu Samban Kota Bengkulu, Senin (15/2/2021).

Dari beberapa tempat cuci tangan yang disediakan oleh pemilik toko maupun beberapa kantor yang terletak di jantung Kota Bengkulu dalam kondisi baik dan layak untuk digunakan mencuci tangan.

Dari pantauan di lapangan Satgas Gabungan dari Polres Bengkulu, Kodim 0407/Bengkulu dan Sat Pol PP Kota Bengkulu masih menemukan sejumlah tabung galon tidak berisi air ( kosong) dibeberapa lokasi. Satgas gabungan kemudian meminta kepada pemilik usaha untuk selalu mengecek dan apabila  air telah habis semestinya segera diisi sehingga konsumen yang akan memasuki toko bisa menggunakan air untuk mencuci tangan.

Cj