Satgas Covid-19 Cek Tempat Cuci Tangan di Kawasan Pertokoan Suprapto

Usai melaksanakan apel kesiapan di halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu Satgas Covid-19 Kota Bengkulu melakukan pengecekan tempat cuci tangan di kawasan pertokoan Jalan Suprapto Kec. Ratu Samban Kota Bengkulu, Senin (15/2/2021).

Dari beberapa tempat cuci tangan yang disediakan oleh pemilik toko maupun beberapa kantor yang terletak di jantung Kota Bengkulu dalam kondisi baik dan layak untuk digunakan mencuci tangan.

Dari pantauan di lapangan Satgas Gabungan dari Polres Bengkulu, Kodim 0407/Bengkulu dan Sat Pol PP Kota Bengkulu masih menemukan sejumlah tabung galon tidak berisi air ( kosong) dibeberapa lokasi. Satgas gabungan kemudian meminta kepada pemilik usaha untuk selalu mengecek dan apabila  air telah habis semestinya segera diisi sehingga konsumen yang akan memasuki toko bisa menggunakan air untuk mencuci tangan.

Cj

Kesiapan KBM Tatap Muka, Kapolres Dampingi Wakil Walikota Bengkulu Kunjungi 5 Sekolah

Walikota Bengkulu telah mengeluarkan surat edaran perihal izin belajar tatap muka untuk sekolah di Kota Bengkulu.

Hari ini Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi melakukan pengecekan dan monitoring kesiapan sarana dan prasarana terkait kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah, Senin (15/2/2021).

Didampingi Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, S.IK, Dandim 0407/Bengkulu Kolonel Inf. Uchi Cambayong, S.IP beserta sejumlah Kepala Dinas terkait, Wakil Walikota mengunjungi beberapa sekolah mulai SD hingga tingkat Sekolah Menengah Atas. Antara lain SDN 05 Bengkulu, SMPN 4 Bengkulu, MAN 1 Model Bengkulu, SMAN 5 dan SMAN 7 Bengkulu.

Cj

Balap Liar, 16 Unit Sepeda Motor Diamankan Polres Bengkulu

Lakukan balap liar di Pantai Panjang Satuan Lalu Lintas Polres Bengkulu tindak tegas dengan melakukan tindakan hukum berupa penilangan 16 sepeda motor, Sabtu (13/2/2021) pukul 24.00 WIB.

Selain melakukan penilangan ke 16 sepeda motor juga dibawa ke Polres Bengkulu untuk diamankan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Bengkulu melalui Kasat Lantas AKP Kadek Suwantoro, SH, S.IK.

Selain melakukan penegakan hukum berupa penilangan kita juga amankan ke 16 sepeda motor yang terlibat balap liar tersebut di Polres Bengkulu.

Setiap malam Minggu kita rutin melaksanakan patroli yang salah satunya sasarannya adalah balap liar. Selain yang mereka lakukan itu melanggar peraturan berlalu lintas juga membahayakan bagi dirinya maupun orang lain yang berada disekitar lokasi bahkan mengganggu ketertiban umum karena masyarakat resah dengan apa yang meraka lakukan, ungkap Kasat Lantas.

Untuk itu kami imbau kepada masyarakat Kota Bengkulu khususnya yang memiliki anak-anak remaja untuk ikut mengawasi agar tidak ikut-ikutan melakukan balap liar, pungkasnya.

Cj

Sat Reskrim Polres Bengkulu Bekuk Pembobol Toko Sepatu di KZ Abidin

Polres Bengkulu Kota, Tim Opsnal Polres Bengkulu bersama Unit Jatanras Polda Bengkulu dan anggota Opsnal Polsek Kampung Melayu berhasil menangkap tersangka pembobol Toko Sepatu Burma Jalan KZ Abidin I Kec. Ratu Samban Kota Bengkulu.

Penangkapan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Yusiady, S.IK dan Kanit Pidum IPDA Hengki HR, SH sekitar pukul 02.00 WIB Kamis dini hari (14/1/2021) di Jalan Setia Negara Kandang Mas Kec. Kampung Melayu Kota Bengkulu.

Penangkapan terhadap Ar dilakukan berdasarkan Laporan Polisi : Nomor LP/B-1420/XI/2020/BKL/RES BKL/SEK RS tanggal 27 November 2020 atas nama pelapor/korban Candra warga Rawa Makmur Kota Bengkulu.

Pada saat kejadian pencurian pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cata merusak kunci gembok rolling door Toko Sepatu Burma kemudian mengambilnya barang yang ada di dalam toko berupa sepatu dan televisi. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih dari Rp. 14 juta.

Dari penangkapan tersangka Ar yang beralamatkan di Pagar Dewa, Polisi mengamankan barang bukti antara lain 2 unit sepeda motor Honda Revo dan Beat, 7 linggis, 3 tang pemotong kabel, kunci T, obeng, sepatu, pakaian, keranjang, dll.

cj

Awali Tahun 2021 Polres Bengkulu Ungkap 300 Gram Sabu

Polres Bengkulu kembali menggelar Konferensi Pers terkait pengungkapan penyalahgunaan narkoba, Selasa (12/1/2021) sekitar pukul 10.00 WIB di Mapolres Bengkulu.

Dalam konferensi pers tersebut Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, S.IK mengatakan Polres Bengkulu berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkoba dengan mengamankan 1 orang tersangka berinisial D-O (40) warga Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong Kota Bengkulu.

Dari penangkapan D-O, Polisi menyita narkoba jenis sabu asal Aceh seberat 300 gram (3 ons) dan 12 inex/ekstasi. Selain menyita narkoba dari tangan pelaku juga diamankan sejumlah barang bukti antara lain 1 unit timbangan digital, 6 unit handphone berbagai merk, 1 buah dompet,ATM, plastik klip, tas sandang serta uang tunai Rp. 2 juta.

Didampingi Kasat Narkoba Polres Bengkulu IPTU Sampson Sosa Hutapea, S.IK, Kasubbaghumas AKP Sugiharto dan KBO Sat Narkoba Ipda Bekti Sutikno, Kapolres Bengkulu menjelaskan bahwa tersangka D-O ditangkap pada Minggu, (10/1/2021) sekitar pukul 18.30 WIB di salah satu kontrakan di Jalan Cempaka Kebun Beler Kec. Ratu Agung Kota Bengkulu. Dari penangkapan itu anggota Sat Narkoba Polres Bengkulu menemukan tas milik tersangka yang berisi narkoba.

“Bahwa pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2021 sekitar pukul 18.30 WIB malam Sat Narkoba Polres Bengkulu melakukan kegiatan penyelidikan kemudian melakukan penangkapan terhadap satu orang pelaku dengan inisial D-O”, ungkap Kapolres.

Adapun saat digrebek ditemukan tas sandang warna hitam yang berisi narkoba atau sabu seberat 300 gram ya kalau dirupiahkan sekitar Rp. 400 juta lah dan inex ada 3 warna yakni warna biru, coklat muda dan pink sebanyak 12 butir, uang Rp.2 juta, dompet, ATM, timbangan digital dan handphone ada 6 ”, lanjut Kapolres.

Kapolres menambahkan berdasarkan keterangan tersangka bahwa sabu tersebut berasal dari Aceh dimana tersangka sendiri yang mengambil ke Aceh. Tersangka D-O juga telah menjadi target jajaran Sat Narkoba Polres Bengkulu di tahun sebelumnya namun baru bisa kita tangkap saat ini, pungkas Kapolres.

Atas perbuatan tersangka penyidik Sat Narkona Polres Bengkulu menjeratnya dengan pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. cj